 | Category: | Music | | Genre: | Pop | | Artist: | Transs (Akurama 1981) |
Awal tahun 80-an,seusai merilis album "Sakura",Fariz RM kasak-kusuk ingin bikin band dengan basis jazz rock atau fusion.Kebetulan saat itu Jakarta tengah dilanda demam fusion.Saat itu anak anak muda tiada henti ngomongin Chick Corea,Steve Gadd,Stanley Clarke,Al di Meola dan yang lainnya.
Ketika digelar ajang kompetisi Festival Band Antar SMA se DKI,maka berlomba-lombalah mereka mengikuti ajang tersebut.Dan ingat,ajang ini mungkin yang nantinya akan menginspirasikan Yamaha Music menggelar Light Music Contest atau Band Explosion yang entah kenapa menjadi ajang band-band bercorak fusion jazz rock.
Nah,Fariz pun mengincar beberapa instrumentalis terbaik hasil jebolan Festival Band Antar SMA antara lain Erwin Gutawa bassist SMA VI Bulungan Band (gilaa....saat bertanding Erwin memamerkan kehandalannya bersolo bass dalam lagu "Spain" nya Chick Corea lho).Lalu ada Uce Haryono Hudioro drummer dari SMA XI Bulungan yang saat itu telah pula membantu album Chaseiro (Musica Studio 1979) dan album Guruh dan Swara Maharddhika (Pramaqua 1979).
Untuk divisi keyboard ada Djundi Karjadi dan Eddie Harris,juga dari Festival Band . Lalu ada Hafil Perdanakusumah (flute,vokal) dan almarhum Wibi AK (perkusi),keduanya juga tergabung dalam Swara Maharddhika Band bersama Uce Haryono.Dan yang satu lagi adalah Dhandung SSS yang kelak mengganti nama menjadi Dhandung Sadewa.
Lalu Transs rilis album di Akurama Record dengan tagline yang sangat tendesius : Pembaharuan musik Indonesia dalam warna,personalitas dan gaya.Boleh jadi ini hanya sekedar gagahan.Tapi ternyata beberapa tahun setelahnya,mulailah menjamur band-band fusion seperti Transs yang tercerabut dari ajang Light Music Contest.Ada Krakatau,Emerald,Spirit,Halmahera dan entah apa lagi.Bahkan di paruh 80-an,dua eksponen Transs terlibat dalam kelompok Karimata : Erwin Gutawa dan Uce Haryono.
Ketertarikan mereka pada fusion memang tertumpah pada album dengan disain grafis yang catchy .Bahkan pose Trans di depan Hotel San Vicente mau gak mau mengingatkan kita pada cover album Al Di Meola "Splendido Hotel" (1980 Erwin Gutawa menampilkan permainan bass yang rada ngefunk.Banyak mengumbar teknik slapping.Maklum saat itu permainan bass ala Marcus Miller atau Anthony Jackson banyak menjadi inspirasi anak band.Uce pun menampilkan kualitas drumming yang mumpuni.Rasanya Uce banyak mengadopsi pola drumming Steve Gadd.Dan solo synthesizer Chick Corea yang senantiasa menerapkan glissando tertuang dalam permainan keyboards Transs.
Sebuah karya instrumental yang diberi judul "Transsession" merupakan karya terbaik di album ini.Dikemas dalam pola beat Samba,lagu ini kuat nuansa Brazillian Jazz nya.Ada pengaruh Return To Forever tapi kadang terbersit gaya trio fusion Azymuth.
Sayang,Hafil agak tertaih taih dalam meniup flute-nya.Begitupula kualitas vokal Hafil dan Dhandung SSS yang terasa ala kadar.Upaya Dhandung menerapkan teknik falsetto dalam "Lagu Dambaan" memang perlu pembenahan. Untunglah Fariz dan bintang tamu Wiwik Lismani bisa menyelamatkan divisi vokal.
Pengaruh Gino Vannelli terasa pada lagu "Kalangan Dusta" yang dinyanyikan Hafil.Setidaknya ada beberapa bar terjadi kemiripan notasi pada lagu "Love Of My Life" nya Gino Vannelli dari album "The Gist of The Gemini" (1976)
Disayangkan pula,Transs hanya sempat merilis satu album saja.
Track List
1.Senja dan Kahlua
2.San Vicente
3.San Vicente
4.Jumpa Asmara
5.Kemelut Ragu
6.Lagu Dambaan
7.Kalangan Dusta
8.Transession
9.Secitra Cita
10.Semarak Cinta

 | Kayanya........Hotel San Vicente Proyek Transs.....Tembang Remaja 81-Transs Proyek Fariz. Wkt itu semua style mirip Fariz...sampai Achmad Albarpun bikin 3 album warna "Fariz"....label tau nilai jual Fariz wkt itu. Pokoknya hrs ada nama Fariz di album Indonesia pasti jadi bahan ulasan. Dari Transs, Symphony, WOW!, JRS, dll pdhal dari semua group itu tdk semuanya Fariz yang bentuk... |
| |
|